Rabu, 22 November 2017

SUDAHKAH ANDA BERBEKAM

OLEH. USTADZ AGUNG AL-MUMTAZY
Pembaca yang budiman,
Kita telah sama-sama mengetahui bahwa khasiat dan manfaat hijamah ( berbekam ) itu sangat agung baik di masa yang lalu, sekarang dan untuk masa yang akan datang. Mungkin telah ribuan bahkan jutaan kasus berbagai penyakit yang telah sembuh hanya dengan merutinkan terapi hijamah / bekamini. Mulai dari stroke, kanker, hipertensi, insomnia, vertigo, asamurat, kolesterol, gatal-gatal, dan lain-lain, semua bisa sembuh dengan terapi mukjizat ini. Dan uniknya lagi, terapi bekam ini telah diakui dan dipraktekan oleh seluruh para terapisnya di semua belahan dunia, baik muslim maupun non muslim.
Ketika kita telah merasakan nikmatnya melakukan terapi ini, kemudian timbul pertanyaan, “Kapan lagi saya harus dibekamya?” atau “Sebaiknya berapa lama lagi saya harus dibekam?” maka kami jawab, bahwa waktu yang terbaik untuk merutinkan berbekam adalah jarak antara satu hingga tiga bulan sekali, ini untuk pasien yang normal. Sedang untuk pasien dengan penyakit yang sudah agak kronis, maka kami sarankan untuk rutin berbekam dalam jarak waktu dua pecan sekali atau dalam sebulan hendaknya melakukan dua kali terapi bekam.
Sedangkan untuk tanggal dan hari terbaiknya bisa kita simak dari hadits-hadits berikut ini :
Dari Anas, bahwa Rasulullah SAW biasa berbekam pada akhda ‘ain dan tengkuk. Beliau berbekam pada tanggal 17, 19 dan 21 hijriyah (HR. Tirmidzi 51/Hasan)
Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa berbekam pada tanggal 17, 19, 21 H maka itu akan menyembuhkan semua penyakit.” (HR. Abu Daud 3861/Hasan)
Ibnu Qayyim berkata, “Semua hadit sini sesuai dengan kesepakatan para tabib bahwa berbekam pada paruh kedua suatu bulan hingga pecan ketiga dari setiap bulan, lebih bermanfaat dari pada berbekam pada awal bulan atau akhir bulan. Namun, bila karena suatu kebutuhan pengobatan dengan cara ini harus digunakan, maka kapan saja itu dilakukan, maka tetap bermanfaat meski di awal bulan maupun di akhir bulan.”

Selasa, 26 September 2017

Bekam (Al Hijamah): Cara Pengobatan Menurut Sunnah Nabi SAW

Bekam (Al Hijamah): Cara Pengobatan Menurut Sunnah Nabi SAW



  Diriwayatkan dari Said bin Jubair RA dari Ibnu Abbas RA dari Nabi SAW bahwa beliau bersabda:“Kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara: minum madu, sayatan pisau bekam, dan sundutan besi panas, dan aku melarang umatku (menggunakan) pengobatan dengan besi panas”(HR. Al-Bukhari, dikeluarkan juga oleh Ibnu Majah, Ahmad dan Al-Bazzar)
Segala puji bagi Allah SWT, yang dengan kehendak-Nya Dia menurunkan penyakit dan juga obatnya. Shalawat dan salam kita haturkan kepada Rasulullah SAW yang telah mengajarkan kepada umatnya segala sesuatu yang bermanfaat, baik dalam perkara agama maupun dunia mereka, yang diantaranya adalah mengajarkan umatnya bagaimana cara menjaga kesehatan ruhani dan jasmani serta cara pengobatan dari beragam penyakit. Juga shalawat dan salam kita sampaikan kepada keluarga beliau, sahabat-sahabatnya serta siapa saja yang berjalan di atas jalan mereka hingga akhir zaman.
Dunia Pengobatan Umum
Dunia pengobatan semenjak dulu selalu berjalan seiring dengan kehidupan manusia. Karena, sebagai makhluk hidup, manusia amatlah akrab dengan berbagai macam penyakit ringan maupun berat.Keinginan untuk berlepas diri dari berbagai penyakit itulah yang mendorong manusia berupaya menyingkap berbagai metode pengobatan, mulai dari mengkonsumsi berbagai jenis tumbuhan secara tunggal maupun yang sudah terkontaminasi, yang diyakini berkhasiat menyembuhkan penyakit tertentu, atau sistem pemijatan, akupuntur, pembekaman hingga operasi dan pembedahan.
Namun seiring dengan perkembangan peradaban manusia, budaya konsumerisme dan materialisme menggiring manusia mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang dianggap praktis, lezat dan penuh variasi. Sayangnya kebanyakan mereka tidak menyadari bahwa produksi makanan semacam itu seringkali terpaksa menggunakan berbagai jenis bahan kimia berbahaya, sepertiborax,formalin, Rhodamin B dan Metanil Yellow(bahan pewarna sintetis), antibiotikkloramfenikol,dietilpirokarbonat,dulsin, nitrofurazondan berbagai bahan kimia yang amat merusak kesehatan. Orang yang sudah banyak mengkonsumsi berbagai jenis makanan berkomposisi kimia menjadi sering terserang penyakit komplikasi yang beragam. Sehingga obat-obatan yang diperlukan juga obat-obatan berkomposisi kimia berat.

Bukan rahasia lagi, pengobatan dengan bahan kimia sintetis (pengobatan barat/modern) mungkin dapat mengobati suatu penyakit, tetapi dapat juga menimbulkan penyakit bawaan yang lain sebagai bentukside effectburuk dari sifat bahan kimia. Satu penyakit dapat disembuhkan tetapi dapat muncul penyakit lain. Jadilah lingkaran setan yang tidak ada habisnya dalam dunia pengobatan modern. Ternyata mahalnya obat kimia sintetis bukan jaminan kesembuhan.

Jumat, 15 September 2017

Nabi Muhammad SAW pernah disihir


Oleh. Ustadz Agung Al-mumtazy ( Owner Ruqyah Bekam Tegal )
Secara bahasa, sihir berarti segala hal yang halus dan pelik sumber penghasilannya. Sihir itu juga sebutan terhadap segala hal yang halus dan tersembunyi asal kedatangannya, sebagaimana ia bisa bermakna menipu dengan mendatangkan hal yang serupa tapi hakekatnya berbeda.
Sedang secara istilah, Imam Ar-Razy menjelaskan, “Ketahuilah bahwa kata sihir itu dalam pandangan agama secara khusus ditujukan maknanya pada sesuatu yang tersembunyi sebab-sebabnya dan membayangkan sesuatu yang berbeda dari hakikatnya, serta hal itu dilakukan dengan maksud menipu. Jika kata sihir ini diucapkan dalam konteks umum tanpa dibatasi dengan sesuatu hal, maka orang yang melakukannya akan mendapat celaan. Tetapi adakalanya kata sihir itu dipakai dalam kaitannya dengan suatu hal yang baik dan terpuji.”
Rasulullah SAW sendiri telah menyebut beberapa penjelasan dengan istilah ‘sihir’, sebagaimana sabda beliau: “Sesungguhnya di antara kata-kata penjelasan itu ada yang dinamakan sihir.” Penyebutan hal itu dengan sihir dikarenakan si pemberi penjelasan itu dapat menerangkan sesuatu yang sulit dipahami serta berhasil menyingkap hakikat dari sesuatu melalui penjelasannya yang sempurna dan kata-katanya yang jelas serta mudah dipahami.
Dijelaskan juga bahwa pengistilahan penjelasan yang baik tentang sesuatu dengan sihir dikarenakan dua hal:
1.       Karena kehalusan dan kehebatannya sehingga mampu menarik hati pendengarnya. Dengan begitu, ia seperti halnya sihir yang dapat menarik dan mempengaruhi hati orang lain. Dalam hal inilah terletak bentuk persamaan antara keduanya.
2.       Bahwa seseorang yang mampu merangkai penjelasan yang baik tentang sesuatu maka ia mampu menjadikan sesuatu yang baik dianggap buruk atau sebaliknya. Kemampuan tersebut dari sisi ini memiliki kesamaan denga apa yang terjadi pada sihir.
Kelompok Ahlussunnah mendukung kemungkinan terjadinya sihir melalui mantera-mantera atau jampi-jampi, bahkan lebih lanjut dapat mengubah banyak hal dan hakikat, namun tentu saja dengan izin dari Allah, karena segala sesuatu tidak akan terjadi di luar kehendak Allah SWT. Keyakinan yang benar ini didasari dengan firman Allah di surat Al-Baqarah ayat 102.
 Adapun dalil lainnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah r.ha yaitu yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah disihir oleh seorang Yahudi dari kabilah Zuraik bernama Labid bin Asham, sehingga Rasulullah SAW dibuat seolah-olah melakukan sesuatu padahal beliau tidak melakukannya. Hingga pada suatu hari, Rasulullah SAW terus berdoa dan berdoa lalu setelah itu memanggil Aisyah seraya berkata: 

Senin, 21 Agustus 2017

Bekam, Bukan Sekedar Obat Masuk Angin

TEMPO.CO, Jakarta - Punggung perenang peraih lima medali emas asal Amerika Serikat, Michael Phelps, dan pesenam Alex Naddour menjadi perbincangan di arena Olimpiade Rio. Pada punggung mereka terdapat “tato” biru bulat, jejak yang tertinggal dari cupping therapy alias terapi bekam.

Menurut dokter Dharma Wijaya, ahli akupunktur dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, prinsip bekam alias kop sama dengan akupunktur, yakni merangsang kulit dan sistem saraf. Dari kulit, rangsangan tersebut bisa merembet sampai ke otot di bawahnya atau organ yang berhubungan dengan otot tersebut. “Cara ini bisa mengatasi berbagai masalah, seperti pegal-pegal, menghilangkan nyeri, dan masuk angin,” kata Dharma Wijaya.

Saat darah tak mengalir lancar, sisa-sisa metabolisme tubuh menumpuk di beberapa titik. Akibatnya, timbul rasa tak nyaman seperti pegal atau nyeri di titik-titik tersebut. Dalam terapi bekam, kulit ditarik ke atas sehingga peredaran darah dipaksa melebar. Sebagian pembuluh darah kapiler akan pecah. Darah pun kembali mengalir deras. Sisa metabolisme yang tersumbat tadi juga ikut mengalir. Pembuluh kapiler yang pecah itu meninggalkan bekas berupa tanda kemerahan atau kebiruan pada permukaan kulit. “Pecahnya pembuluh darah ini tidak berbahaya, asal tak berlebihan,” ucap Dharma.

Sejatinya, bekam sudah lama ada dengan nama berbeda-beda di tiap negara. Di Cina, bekam dikenal dengan istilah pa ho kwam, di Arab disebut sebagai hijamah, dan cupping menjadi namanya di Inggris. Pada era Mesir Kuno, terapi ini sudah dipraktekkan pada 1.500 sebelum Masehi. Adapun masyarakat Yunani Kuno mengenalnya pada 413 sebelum Masehi dan di Cina terapi ini ada sejak lebih dari 2.500 tahun lalu. Praktek serupa diperintahkan Nabi Muhammad kepada umat Islam sebagai sunah.

Selasa, 15 Agustus 2017

HIDUP PENUH BERKAH BERSAMA AL-QUR’AN




Barang siapa yang ingin dicintai dan disenangi oleh Allah, maka senangkanlah Allah melalui pelayanan terhadap kalam-Nya, yaitu Al-Qur’an. Sebagai firman-Nya, Allah senang jika Al-Qur’an dibaca. Sebagai pesan-Nya, Allah senang jika kandungan Al-Qur’an diperhatikan dan diamalkan. Dengan itu, niscaya Allah akan menyenangkan Anda dengan cara Allah sendiri. Baik berupa materi atau non materi, baik di dunia maupun di akhirat, baik sekarang atau waktu mendatang.
Di antara keistimewaan Al-Qur’an adalah dimudahkan oleh Allah. Pernyataan ini terulang sebanyak empat kali dalam surah Al-Qamar. Baik kemudahan cara membaca, menghafalkan dan memahaminya. Kata “yassarna” dalam ayat tersebut menunjukkan bahwa semua kegiatan membaca, menghafal, memahami dan menerjemahkan perlu tahapan dan waktu. Saat ini banyak sekali metode membaca, menerjemahkan dan menghafal Al-Qur’an. Saat ini jumlah penghafal Al-Qur’an di seluruh dunia sudah mencapai jutaan. Hal ini tak dijumpai kitab suci mana pun kecuali Al-Qur’an.
Nasihat bagi para wanita, khususnya calon ibu hendaklah mempersiapkan dirinya sebagai calon guru bagi anak-anaknya kelak. Hendaknya dia bisa mengaji Al-Qur’an dengan fasih, sehingga pelajaran pertama dalam membaca Al-Qur’an akan didapatkan oleh seorang anak dari mulut ibunya sendiri. Betapa anak sangat terkesan dengan peristiwa bersejarah dalam kehidupannya itu.
Bagi orang yang gemar membaca Al-Qur’an, getaran ayat-ayat sucinya akan mengalir bersama darah di sekujur tubuhnya. Kesenangannya membaca Al-Qur’an akan menciptakan DNA (karakteristik pribadi) yang positif. Kelak jika dia punya anak, maka DNA positif inilah yang akan menempel pada anak-anaknya kelak sehingga menjadikan ia anak yang saleh dan berkepribadian baik. Ketenangan jiwa ketika membaca Al-Qur’an akan berdampak pada sel-sel DNA-nya yang bisa bercahaya dan berdampak pada raut wajahnya yang tenang, bercahaya dan meneduhkan. Hidupnya penuh optimisme.